April 25, 2026
SBS_9766 (Medium)

Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, I Gde Ngurah Sriada, menghadiri acara puncak Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 (2026 M) bertajuk “Dharma Shanti” yang diselenggarakan di Bangsal Kepatihan pada Jumat (10/4/2026). Kehadiran Kajati DIY dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan institusi penegak hukum terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara Dharma Shanti ini turut dihadiri oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY, tokoh lintas agama, pemuka umat Hindu, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Kehadiran para pemimpin dan tokoh masyarakat dari beragam latar belakang tersebut mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Yogyakarta.

Tidak sekadar sebagai rangkaian ritual keagamaan, Dharma Shanti tahun ini juga dimaknai sebagai momentum strategis untuk mempererat ikatan sosial dan spiritual antarwarga. Nilai-nilai refleksi dan introspeksi diri, yang dalam ajaran Hindu dikenal dengan konsep mulat sarira, menjadi pesan utama yang diangkat dalam perayaan ini. Melalui perenungan diri, setiap individu diajak untuk memperbaiki sikap dan perilaku guna menciptakan kehidupan yang lebih harmonis, baik secara personal maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sepanjang rangkaian acara, seiring dengan interaksi antar tokoh dan masyarakat yang hadir. Momentum ini tidak hanya memperkuat solidaritas internal umat Hindu, tetapi juga menjadi sarana memperkokoh persatuan lintas agama dan budaya. Diharapkan, semangat Dharma Shanti dapat terus menginspirasi masyarakat luas untuk menjaga nilai toleransi, mempererat persaudaraan, serta mewujudkan kehidupan yang damai dan harmonis di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *