Kajati DIY Tony T. Spontana menghadiri kegiatan Pembukaan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY XIII Tahun 2015 yang berlangsung di Alun-alun Wates, Senin (19/10).
Acara yang secara resmi dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X dengan pemukulan kentongan Goro Bongso tersebut juga dihadiri Ketua DPRD DIY, Forkopimda DIY, Ketua Umum KONI DIY, perwakilan Bupati/Wali Kota se-DIY, DPRD Kabupaten/Kota se-DIY, Forkopimda Kabupaten Kulon Progo dan Panitia Penyelenggara Porda DIY XIII tahun 2015.
Sebelumnya Sultan mengungkapkan bahwa Porda merupakan salah satu cara merangsang dan memacu munculnya atlit-atlit berbakat, agar berlatih lebih giat lagi dalam upaya meningkatkan prestasi.
“Dengan program pembinaan atlet yang ajeg, teratur dan bersinambungan, lewat latihan dan uji coba, serta didukung sarana dan prasarana memadai, diharapkan atlit bisa berbicara di event olahraga internasional,” tutur Sri Sultan.
Porda tahun ini mempertandingkan 34 cabor yang mencakup 40 subcabor dan 407 nomor dengan rincian 161 pertandingan putri, 141 pertandingan putra dan 105 pertandingan campuran. Menurutnya Porda kali ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah Porda DIY dengan mempertandingkan 25 cabor di lokasi tuan rumah, Kulon Progo. Sedangkan 4 cabor dilaksanakan di Sleman, 4 cabor di Kota Yogya dan 1 cabor di Gunung Kidul.
Porda kali ini diikuti oleh 3129 atlit yang berasal dari Kota Yogya (658 atlit), Sleman (673 atlit), Bantul (658 atlit), Gunungkidul (523 atlit) dan Kulon Progo (652 atlit). Jumlah tersebut belum termasuk 800 ofisial. Penghargaan yang diperebutkan adalah 407 emas, 407 perak dan 555 perunggu.
Seusai upacara pembukaan, dipersembahkan tari kolosal “Ghora Abinaya” dan “Panji Porda”. Atraksi disajikan secara massal dikemas seperti fragmen dengan menggabungkan cerita Sugriwa-Subali di daerah Goa Kiskenda, Kulon Progo. Sekitar 1000 orang penari menampilkan tari Panji Porda dengan mengusung bendara Porda.
Humas Kejati DIY/ Isi berita : website Pemkab Kulon Progo / http://www.kulonprogokab.go.id