Pada hari Selasa tanggal 26 Juli 2016 bertempat di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta telah dilangsungkan acara pembukaan 10th Regional Seminar On Good Governance For Southeast Asian Countries (Seminar Regional ke-10 tentang Pemerintahan Yang Baik untuk Negara-Negara Asia Tenggara). Kegiatan seminar tersebut terselenggara berkat kerjasama UNAFEI (United Nations for Asia and Far East Institute for the Prevention of Crime and the Treatment of Offenders), Kejaksaan RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Pada Tahun ini Kejaksaan RI bertindak selaku Tuan Rumah (Main-Host) setelah pada tahun 2015 menjadi penyelenggara pendamping bersama-sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Seminar mengangkat tema “Langkah-Langkah Mutakhir Untuk Kerjasama Internasional Yang Efektif” (Contemporary Measures For Effective International Cooperation). Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari 10 (sepuluh) negara Anggota ASEAN yang terdiri dari perwakilan unsur Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi di negara masing-masing, serta pengamat (observer) dari perwakilan Kementrian/Lembaga antara lain; Mabes Polri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, PPATK, Otoritas Jasa Keuangan dan lain sebagainya.
Acara pembukaan seminar dihadiri oleh Plt. Wakil Jaksa Agung RI Dr. Bambang Waluyo SH.MH yang sekaligus membuka acara dengan ditandai pemukulan gong, Bapak Loade M. Syarif mewakili unsur Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi serta Mr. Senta Kaisuke selaku Direktur UNAFEI. Pada kesempatan tersebut, Plt. Wakil Jaksa Agung RI menyampaikan makalah kunci (keynote speech) dengan judul “Memperkuat Pola Kerjasama Internasional Dalam Penegakan Hukum”, yang pada intinya menekankan pentingnya pemahaman bahwa dimanapun terjadinya kejahatan dan siapapun yang menjadi korban, pada dasarnya fenomena kejahatan merupakan ancaman serius bagi ketahanan setiap Negara, sehingga harus pula ditanggulangi secara bersama-sama oleh komunitas penegak hukum di manapun berada.
Acara pembukaan juga diisi paparan oleh Pembicara Ahli Dr Kim, Han Kyun dari Korea. Seminar dijadwalkan berlangsung selama 3 (tiga) hari sampai dengan tanggal 28 Juli 2016. [as]
Dokumentasi Kegiatan :


